Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

PDMAI (Pemilihan Duta Besar Muda ASEAN 2009)

Dalam rangka memasyarakatkan ASEAN dan membangun kesiapan kaum muda menghadapi terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN Departemen Luar Negeri Republik Indonesia kembali menggelar Pemilihan Duta Muda ASEAN-Indonesia (PDMAI) tahun 2009.

Akan dipilih sepasang pemudi/pemuda yang mampu memainkan peran sebagai duta-duta ASEAN sekaligus duta bangsa guna memperkenalkan dan mendekatkan ASEAN kepada generasi muda di tanah air, mempromosikan Indonesia dan ASEAN kepada masyarakat internasional melalui berbagai kegiatan kepemudaan di tingkat bilateral, regional maupun internasional, dan menjadi wakil Departemen Luar Negeri dalam berbagai kegiatan yang melibatkan kaum muda.

I. Kriteria Peserta:

Warga Negara Indonesia;

  • mahasiswi/mahasiswa berprestasi;
  • memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 2,5 untuk jenjang setingkat S-1 atau dibawahnya (D-3 atau D-2), dan IPK 2,75 untuk mahasiswa jenjang S-2;
  • berwawasan luas dan memiliki pengetahuan tentang Indonesia, ASEAN, dan daerahnya;
  • berpenampilan menarik dengan tinggi dan berat badan proporsional;
  • mempunyai pengalaman dalam berorganisasi;
  • mempunyai kemampuan di bidang seni dan budaya;
  • menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya;
  • kreatif dan inovatif; dan mau bekerjasama;
  • berusia tidak lebih dari 26 tahun;
  • bersedia dan sanggup mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seleksi yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
II. Prosedur Pendaftaran

Peserta diwajibkan mengirimkan kelengkapan berkas pendaftaran yang terdiri dari:

  1. Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap (download here (pdf 56 kb)
  2. Salinan kartu identitas (KTP/Paspor) yang masih berlaku
  3. Salinan Kartu Mahasiswa yang masih berlaku
  4. Foto berwarna tanpa rekayasa ukuran kartu pos: close up, seluruh badan tampak depan, dan seluruh badan tampak samping, masing-masing sebanyak 2 (dua) lembar
  5. Karya tulis dengan tema “Duta Muda ASEAN-Indonesia 2009: The Role of Youth in Building theASEAN Community 2015� dalam Bahasa Inggris tidak lebih dari 2 halaman A4, huruf Arial 11, diketik 1 spasi;
  6. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)
  7. Salinan transkrip IPK terakhir
  8. (Copy) bukti prestasi pendukung (jika ada)

Seluruh dokumen pendaftaran disusun sesuai urutan di atas dalam amplop tertutup bertuliskan �PDMAI 2009� di sebelah kiri atas, dan dikirimkan ke:

Panitia Pemilihan Duta Muda ASEAN-Indonesia 2009

C.q. Direktorat Kerjasama Fungsional ASEAN
Departemen Luar Negeri RI,
Jl. Taman Pejambon No. 6, Gedung Utama Lantai 8
Jakarta Pusat, 10110

selambat-lambatnya tanggal 23 Mei 2009 (cap pos).

Panitia tidak memungut biaya apapun dalam proses pendaftaran peserta.

III. Proses Seleksi

Seleksi Tahap I: kelengkapan administrasi dan penilaian berdasarkan berkas pendaftaran yang diterima Panitia.

Seleksi Tahap II: uji kemampuan dan wawancara tahap pertama.
Seleksi tahap ini dibagi dalam tiga wilayah seleksi:
  • Wilayah I, meliputi Sumatera, Jawa dan sekitarnya
  • Wilayah II, meliputi Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan sekitarnya
  • Wilayah III, meliputi Sulawesi, Maluku, Papua dan sekitarnya
Seleksi Tahap III: wawancara tahap II untuk memilih 10 pasang finalis.

Seleksi Tahap IV: karantina dan grand final untuk memilih satu pasang Duta Muda ASEAN-Indonesia 2009.

IV. Hadiah
Para pemenang PDMAI 2009 akan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia dalam berbagai kegiatan kepemudaan di tingkat internasional, dan memperoleh piagam serta hadiah-hadiah hiburan.

V. Pengumuman

Peserta-peserta yang berhasil lolos ke Seleksi Tahap II akan diumumkan pada minggu kedua bulan Juni 2009 melalui situs Departemen Luar Negeri: www.deplu.go.id.
Dalam hal ini Keputusan Panitia adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

VI. Informasi lebih lanjut
Pertanyaan mengenai pengisian formulir ataupun kelengkapan dokumen pendaftaran lainnya dapat disampaikan kepada Panitia melalui email : \n panitiapdmai2009@yahoo.comAlamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it ataupun pesawat telp.: 021-3509061 (pada jam kerja).
Untuk mengetahui Informasi mengenai kegiatan-kegiatan Duta Muda ASEAN-Indonesia terdahulu, dapat membuka situs DMAI : www.dutamudaasean-indonesia.org.

Source: www.deplu.go.id

Profile ZERO Training


ORGANIZATION PROFILE

Pendahuluan

Latar Belakang Sejarah

ZERO Training awalnya adalah sebuah mimpi yang direalisasikan untuk mendukung kerja-kerja besar dakwah. Tidak pernah terpikirkan sebelumnya untuk membuat sebuah lembaga atau organisasi semacam ZERO Training ini. Waktu itu hanya terbersit keinginan agar bagaimana para aktivis dakwah kampus bisa terus bersemangat dan bisa bertahan ada di jalan dakwah. Kemudian kami para pendiri yang tergabung dalam Tim kaderisasi Lembaga Dakwah Kampus “Ummul Fikroh 07-08” IAIN SMH Banten menganalisa mengapa terjadi penurunan kwalitas kader dalam jumlah yang banyak. Akhirnya kami menemukan jawaban dari permasalahan tersebut yaitu masalah MOTIVASI. Dari sinilah kami mencoba memfokuskan diri untuk mengatasi masalah motivasi para aktivis dakwah kampus. Dalam pembuatan program kerja kami masukkan sebuah kegiatan yang bernama ’Majelis Motivasi’ setiap hari jum’at siang. Dari situlah lahir nama ZERO Training yang dipelopori oleh 10 orang penggagas lahirnya ZERO Training. Tepatnya pada pertengahan Tahun 2007.

Pada tahun 2008, ZERO Training mencoba melebarkan sayapnya dengan mengadakan training-training mandiri ke kampus-kampus serta ke beberapa sekolah yang berada di daerah Propinsi Banten dengan metode yang sangat sederhana. Namun, pada pertengahan Bulan Maret 2008 ZERO Training mulai membenahi diri dengan mempersiapkan untuk mengadakan training perdana ZERO Training dengan menu Training For Trainer dengn jumlah 12 orang peserta yang saat ini dipercayakan sebagai pengurus ZERO Training.

Visi dan Misi

Aktivitas

Aktivitas ZERO Training adalah melaksanakn pelatihan serta konsultasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Kepribadian, kewirausahaan, kepemimpinan, out bond, out dor, fun games activities serta pengembangan potensi diri. Yang dibuat menjadi menu dari pelatihan ZERO Training, yaitu:

  1. Leadership Training
  2. Entrepreneurship Training
  3. Personality Training
  4. Training For Trainer
  5. Out bond & Out Dor
  6. Fun Games Activities

Alamat Kantor

Jl.Trip Jamaksari Masjid Baiturrahim Komplek Bungur Indah Kota Serang-Banten

Manajemen Kepengurusan

Dewan Pendiri :

Ketua : Abdurrahman El-Hafid

Sekretaris : Eroh Dohaeroh

Anggota :

1. Faruq Qadumi

2. Efi Efifi

3. Bohari

4. Sahroni

5. Abdul Aziz Al-Chusyaeri

6. St Hanipah

7. Tati haryati

8. Janawiyah

Dewan Pembimbing :

  1. H. Embay Mulya Syarif
  2. Boyke Pribadi
  3. Iman Ni’matullah,Lc. S.E.I

Direktur :

M. Ibnu Ulwan

Sekretaris Jenderal :

M. Isa

Bendahara Umum :

Iie Zubaedah

Divisi Pelatihan

Kepala : M. Ilhamsyah

Sekretaris : Renik

Anggota : Nurul Hakim

Divisi Informasi dan Pemasaran

Kepala : A. Mizani Akbar

Sekretaris : Dadang

Anggota : Roni AF

Divisi Pengembangan Organisasi

Kepala : Nurhayati

Sekretaris : Asmari

Anggota : Ifan Herdiansyah, syaeful

Tim Sahabat ZERO :

  1. Mukhtar Anam Effendi
  2. Asep Rafiuddin Arif
  3. Sulhi Sholeh
  4. Mukarromi
  5. Syarief Hidayatullah
  6. Choliduddin
  7. Memed Mahbullah

(Panitia Pelaksana pertama Training For Trainer ZERO TRAINING)

FALSAFAH ZERO

Zero Base:

Bersih, Jernih Setiap Saat

Orang yang Zero Base memandang sesuatu dengan bersih, apa adanya, tidak ditambah, tidak dikurang. Tidak merasa rendah diri, tida juga percaya diri, melainkan percaya Allah.

Memandang Bersih, Jernih

Sikap apriori muncul karena orang tidak memandang segala sesuatu secara jernih, bersih. Sikap yang melihat sesuatu dengan jernih, muncul dari pribadi yang Zero Base.

Dalam buku Zero Space karangan Frank Lekanne Deprez & Rene Tissen. Diuraikan bahwa dalam Zen, sesuatu yang disebut tanpa arti adalah sangat berarti dan sangat berarti adalah tanpa arti. Cara pandang ini disebut Zero Mind. Berikut penuturan penulis buku zero space :

Saya berkeliling dan bertanya, Apakah zero sebuah angka? Seseorang menjawab: ya zero adalah sebuah angka.

Jika zero adalah angka, sela saya, amak Anda bisa melakukan segalanya. Mari kita lihat perhitungan ini: 9 x 0 = 0 maka 9=0/0 betul? Jika Anda katakan zero itu adlah angka maka 0/0 = 1. Jadi 9=0/0=1 dan 9=1.

Kemudian dia menjawab, “Ah zero bukan angka. Ini tidak mungkin. 0/0=1 adalah tidak mungkin.”

OK, tidak mungkin tidak apa-apa. Lalu bagaimana dengan 9x0=0. Ini berarti 9=0/0 dan 10.000 x 0 = 0. Maka 10.000 = 0/0/ Maka berarti 0/0=10.000 dan 0/0 = 9 jadi 9 = 10.000?

Cara pandang zero dapat melakukan segalanaya. Jika Anda mengatakan zero adalah sebuah angka, tak mengapa. Jika Anda berkata zero bukan sebuah angka juga OK. Zero adalah segalanya dan segalanya adalah zero. Ini en. Karenanya, cara pandang zero menjadi sangat menarik. Jika Anda menjaga cara pandang zero, Anda akan dapat melakukan segalanya.....

Manusia yang Zero Base memiliki cara pandang yang mirip dengan cara pandang zero dalam budya Zen. Zero Base berarti cara pandang, berpikir, bertindak, membuat pilihan, dan memberikan respons dengan mengembalikan segalanya pada akar, pada dasar permasalahan. Memulai dengan menenempatkan diri pada titik nol sehingga tanggapan panca indra menjadi jernih dan segala sesuatu menjadi mungkin. Singkatnya, orang yang zero base selalu memandang sesuatu dengan bersih.

Memandang secara bersih bisa saja diartikan kosong. Yaitu kosong dari hal-hal yang tudak bersih dan pad asaat bersamaan dipenuhi dengan hal-hal yang bersih dan baik. Karenanya, orang yang zero base berusaha setiap saat memenuhi diri dengan hal-hal yang bernilai Ilahiyah dan mengosongkan diri dari hal-hal yang tak bermakna.

Sebagai seorang Insan kita perlu mengosongkan diri dari hasrat-hasrat rendahnya. Sebaliknya, ia perlu memenuhi dirinya dengan hasrat - hasrat mulia dalam rangka memakmurkan bumi, membebaskan umat dari kesengsaraan sesuai peran sebagai khalifatullah fil ardh.

Seorang yang zero base memandang dunia dengan kaca mata yang jernih. Ia tidak berbelit kepada kecintaan dunia yang memebuatnya buta. Ia tidak merasasombong dengan kekayaan, karena kekayaan itu hakikatnya adalah milik Allah. Sewbaliknya, ia tidak bersedih saat kekurangan, karena nikmat Allah yang tercurah kepadanya begitu besarnya sehingga tidak ada lagi yang pantas ia dustakan.

Orang zero base tidak terobsesi dengfan masa depan da saat bersamaan tidak terikat masa lalu. Ia tidak merasa rendah diri karena menyadari dirinya adalah ciptaan Allah yang unik. Meski demikian, ia juga tidak percaya diri berlebihan, melainkan percaya Allah yang dihadapan-Nya, kita ini tiada artinya.

Apa Adanya

Zero Base juga bisa diartikan memandang sesuatu apa adanya, yang kemudian diikuti dengan meletakkan segala sesuatu pada tempatnya. Seseorang yang Zero Base akan memandang dunia dan segala persoalannya dengan apa adanaya tanpa bumbu-bumbu yang tidak perlu. Hitam dikatakan hitam tidak perlu dipucat-pucatkan. Putih tetaplah putih tanpa perlu diabu-abukan. Bersih adalah bersih dan kotor adalah kotor.

Apakah berarti apa adanaya itu hanya yang terlihat oleh mata? Tentu tidak. Apa adanya bukan sebuah pengertian dangkal. Apa adanya juga mencakup segala aspek material dan imaterial. Pada saat memandang apa adanya pada suatu persoalan, artinya kita mengerti seluruh fakta, data dan potensi dari persoalan tersebut. Dengan demikian kita bisa membuat pilihan atau merespons dengan cara yang benar berdasarkan kebebasan memilih dan bebas dari prasangka.

Prasangka Baik dan Buruk

Zero Base menganggap semua prasangka baik maupun buruk kurang tepat. Prasangka baik kepada orang bisa menjadi ketakaburan, karena bisa jadi orang yang kita sangka baik justru memanfaatkan kepercayaan itu untuk niat yang tak terpuji. Satu-satunya prasangka baik yang dibenarkan adalah prasangka baik kepada Allah dan Rasul-Nya.

Jadi orang zero base bebas dari prasangka. Orang yang tanpa prasangka tindakannya akan cenderung objektif. Apa yang seharusnya dijelekkan yah dijelekkan. Yang harus dihukum ya dihukum. Apa adanya, tidak lebih tidak kurang.

Mata Angin Zero Base

Mulai dari titik nol.

Tidak percaya diri, tidak rendah diri, tapi percaya Allah. Tidak terikat dengan masa lalu, tidak terobsesi dengan masa depan.

Tidak menambah, tidak mengurang, tapi objektif. Tidak sombong saat kaya, tidak kufur ketika miskin.

(A.Riawan Amin; the celestial management)

 

Design in CSS by TemplateWorld and sponsored by SmashingMagazine
Blogger Template created by Deluxe Templates